Tampilkan postingan dengan label LIFESTYLE. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label LIFESTYLE. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 September 2013

Warna Dinding Rumah Bisa Mempengaruhi Suasana Hati?
Rumahku, Istanaku, begi­tu­lah pepatah yang dapat meng­gambarkan bahwa ru­mah merupakan tempat ting­gal untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluar­ga tercinta. Tak heran bila banyak orang yang mende­sain rumah seindah mungkin. Mereka pun berhati-hati da­lam pemili­han furniture, serta warna cat pada dinding ru­mah.
Ternyata, warna dinding pada rumah bisa mempe­ng­aruhi suasana hati seseorang. Warna akan menambah kebahagiaan Anda dan dapat membantu meningkatkan perasaan gembira. Selain itu, juga mewakili kepribadian Anda. Ingin cari tahu arti di balik warna dinding? Simak di sini, seperti dikutip dari Boldsky.
1. Warna Madu
Ini adalah pilihan warna yang baik untuk di kamar tidur anak-anak. Sebab, warna ini memberikan kesan yang hangat dan cerah. Namun bagi bebera­pa orang, warna oranye yang sedikit kecoklatan itu sangat dihindari karena dianggap terlalu terang. Jika Anda menyukai palet yang cerah, warna madu ini bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dinding rumah Anda.
2. Hijau Turquoise
Cahaya terbaik yang dapat Anda berikan pada rumah Anda adalah cat dinding berpalet hijau turquoise. Ya, warna ini dianggap bisa menciptakan suasana yang santai dan penuh semangat. Palet tersebut juga membantu meningkatkan semangat belajar. Ini adalah warna yang baik untuk diaplikasi­kan di kamar anak Anda.
3. Abu-abu
Jika Anda adalah tipe orang yang tidak memiliki kesabaran lebih dan sulit berkonsentrasi, warna yang ideal untuk cat dinding pada rumah Anda adalah warna abu-abu. Palet ini dianggap memiliki kemampuan untuk menenangkan pikiran dan bisa menciptakan ruang damai. Sehingga Anda menjadi lebih fokus dalam hidup.
4. Ungu
Warna ungu sangat cocok bila diaplikasikan pada dinding kamar mandi Anda. Sehingga memberi­kan kesan yang berani dan menarik. Namun bila mengaplikasikan warna tersebut pada kamar tidur Anda, dapat menciptakan kesan elegan dan romantis. Tidur pun bisa jadi lebih nyenyak.
 
5. Mocha
Apabila ingin anak Anda fokus belajar, aplikasikanlah warna mocha pada dinding ruang belajar mereka. Warna ini pun memberikan kesan yang hangat setiap kali Anda memasuki ruangan.
6. Putih
Umumnya warna cat dinding rumah berpalet putih. Warna ini dapat membuat tampilan rumah Anda terasa cerah dan ringan. Bila Amda menyukai furniture kayu, penggunaan warna dinding putih akan membuat perabotan rumah Anda terlihat mewah dan lebih berkelas. ASTS
Penggemar Parkour Dari Remaja Hingga Ibu-ibu
 
Sejak dikenal di Indonesia sekitar 2006, parkour terus berkem­bang pesat. Penggiat seni yang memacu adrenalin itu pun terdiri dari berbagai kalangan.
Parkour berasal dari bahasa Perancis, ‘Le parcours’. Istilah ini merujuk kepada metode latihan militer klasik untuk menghindari haling-rintang. Parkour dikembang­kan di Perancis oleh Raymond dan David Belle dan Sebastien Foucan yang berasal dari Perancis. Ray­mond Belle mulai mengembangkan Parkour dengan maksud mengura­ngi jumlah korban akibat perang.
Parkour
Kemampuan Raymond melewati haling-rintang semakin berguna ketika dia bergabung dengan satuan pemadam kebakaran di Perancis. Kelihaian itu kemudian dia wariskan kepada putranya, David, yang kemudian membuat parkour terkenal pada era 1990 hingga 2000-an.
Indonesia termasuk salah satu negara yang terkena “wabah” parkour. Cikal bakal terbentuknya komunitas Parkour di Indonesia muncul pada 2006.
Berawal dari enam orang yang sempat bergabung dengan komuni­tas parkour di luar negeri, mereka kemudian sebuah wadah komuni­tas. Setahun kemudian, komunitas mereka mulai berkembang hingga saat ini.
Di Indonesia, komunitas parkour sudah berkembang pesat. Dari awalnya hanya berada di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, komunitas-komunitas parkour mulai berkembang hingga kota-kota kecil seperti Bangka, Jambi, Makassar, Garut, Kediri, Samarinda, dan lain-lain.
Komunitas Parkour Jakarta rutin menggelar latihan di kawasan Gelora Bung Karno setiap hari Minggu pukul 09.00 hingga 12.00. Di Jambi, mereka biasa menggelar latihan di depan kantor DPR kota Jambi, Telanaipura setiap pukul 16.30.
Sedangkan, di Makassar mereka berlatih setiap hari di Lapangan Hasanuddin (Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 19.30), Baruga Universitas Hasanuddin dan GOR Sudiang (Senin, Rabu, dan Jumat pukul 15.30), serta Benteng Rotterdam (Minggu pukul 15.00).
Mereka yang menggeluti parkour pun tidak hanya dari kalangan tertentu. Pada umumnya, anggota komunitas parkour di Indonesia terdiri dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Namun, di Jakarta misalnya, terdapat seorang perem­puan berusia 40 tahun yang menga­jak anaknya turut berlatih parkour.
“Ibu itu sudah tahu kalau parkour tidak cuma sekedar melompat. Dia bahkan mengajak anaknya,” jelas Yunan seorang anggota parkour Jakarta. ASTS
 
Dua Cangkir Cokelat Panas, Cegah Pikun
Minum dua cangkir cokelat panas setiap hari bisa menjadi cara yang enak untuk mencegah penyakit demensia. Manfaat tersebut diperoleh dari antioksidan yang memang banyak terdapat dalam minuman buah kako ini.
Para peneliti dari Universitas Harvard menyebutkan, flavonoid, antioksidan dalam cokelat akan membantu melancarkan aliran darah. Penelitian yang mereka lakukan menunjukkan, pada orang lanjut usia minum cokelat panas membantu mencegah demensia.
Demensia adalah gangguan yang menimbulkan kerusakan progresif pada sistem saraf yang akan menghasilkan kumpulan gejala. Beberapa ciri demensia yang paling umum adalah penurunan daya ingat, penalaran, menilai, serta berbahasa.
Menjaga aliran darah tetap lancar sehingga oksigen dan glukosa yang merupakan energi otak, sangat penting untuk mempertahankan fungsi kognitif.
“Kami mempelajari lebih dalam tentang aliran darah ke otak dan pengaruhnya pada kemampuan berpikir. Karena berbagai area di otak butuh lebih banyak energi untuk bisa bekerja optimal, maka diperlukan aliran darah yang sangat lancar,” kata Dr.Farzaneh Sorond, dari Harvard Medical School.
Meski penelitian menunjukkan flavonoid dalam cokelat bisa mencegah penyakit demensia, tetapi riset tidak menunjukkan perbedaan antara mereka yang minum cokelat kaya flavonoid dengan minuman rendah flavonoid.
Hal tersebut berarti kandungan lain dalam cokelat panas mungkin juga berpengaruh terhadap fungsi otak. ASTS
Jangan Ganti Sarapan Pagi Dengan Buah Segar
KEBANYAKAN mengkon­sum­si buah untuk meng­gan­tikan sarapan karena terbatasnya waktu. Buah-buahan segar dianggap ber­nutrisi dan sehat untuk dikonsumsi sebagai peng­ganti sarapan.
Akan tetapi, ide tersebut sebenarnya tidaklah benar. Eileen Canday, ahli diet dari Breach Candy Hospital men­­je­laskan bahwa vitamin dan mineral yang terkan­dung dalam buah-buahan tidak memberikan tenaga yang cukup untuk bergerak da­lam sehari.
Illustrasi
“Sebaliknya meng­kon­sumsi sarapan yang leng­kap, dapat memberikan asu­pan vitamin C, kalsium, serat, dan protein. Nutrisi ini cukup memberi tenaga un­tuk beraktivitas,” jelas Can­day.
Anda bisa memakan buah saat sarapan, hanya jika diikuti oleh makanan lain yang kaya gizi, seperti havermut, otmeal atau ma­ka­nan lain yang meng­an­dung serat dan protein. Dengan menambahkan bu­ah dalam sarapan, anda akan mendapatkan sara­pan yang lebih bergizi.
Protein yang dikonsum­si pada pagi hari akan sege­ra dibakar, sehingga tidak menumpuk. Hal ini berbeda dengan makan di siang dan sore hari, ketika tubuh tak lagi membakar protein se­ca­ra aktif. Protein juga akan membuat anda kenyang lebih lama, sehingga anda tidak terlalu merasa lapar hingga makan siang tiba.
Makanlah buah sebagai camilan di siang hari atau sebagai nutrisi tambahan untuk sarapan. Buah kaya akan vitamin yang akan membuat anda tetap bugar, dan membantu menjaga berat badan. ASTS
 
Jenis Makanan Sehat Perusak Diet
Anda mencoba diet sehat tapi berat badan tak kunjung menurun? Seperti­nya anda harus memperhatikan lagi makanan yang dikonsumsi. Sebab ada beberapa makanan sehat yang justru memung­kinkan anda menjadi lebih gemuk.
Dalam daftar yang disusun para ahli diet di Tesco, terdapat beberapa maka­nan yang dianggap sehat tapi justru menjadi penghambat program diet. Dalam daftar tersebut disebutkan antara lain minyak zaitun, jus, ayam, granola, campuran buah dan kacang yang dikeringkan, serta biskuit rendah lemak.
“Orang berpikir bahwa beberapa buah atau sayuran mengandung banyak vitamin dan mineral, padahal kedua jenis maka­nan tersebut juga sarat akan gula, bahkan kandungan gulanya lebih banyak daripada minuman bersoda,” kata ahli gizi, Cathe­rine Matthew.
Christine megatakan jika orang ingin menurunkan berat badan, konsumsilah makanan tinggi protein saat sarapan, misalnya telur. Telur cenderung akan membuat anda merasa kenyang lebih lama. Ia juga merekomendasikan diet yang mengandung banyak buah dan sayuran.
“Selain itu bawalah sekitar sebotol air untuk minum sepanjang hari,” sarannya.
Berikut daftar makanan sehat yang bisa menggagalkan diet anda
1. Minyak zaitun
Minyak ini mengandung lemak tak jenuh dan lebih sehat dibanding men­tega. Meski minyak zaitun dipercaya baik bagi jantung, tetap saja ini adalah minyak. Terdapat 50 kalori dalam satu sendok teh minyak zaitun.Cobalah sedikit minyak goreng sebagai peng­ganti minyak zaitun dengan cara disem­protkan.
2. Madu
Madu merupakan bahan makanan alami. Tapi pada dasarnya, madu banyak mengandung gula asli yang nutrisinya tidak terlalu baik bagi kese­hatan. Cobalah mengonsumsi saus apel atau gula pengganti yang lainnya.
3. Jus
Minum jus jeruk, cranberry, atau apel adalah cara cepat menambah berat badan sampai 150 kalori per gelasnya. Jumlah ini lebih banyak dibanding kalori dalam 330 ml minuman soda, yaitu 139 kalori. Lebih baik minum air putih.
4. Roti cokelat
Meski warnanya coklat, tak menja­min roti ini sehat. Lebih baik konsum­silah gandum, roti gandum, atau gan­dum hitam.
5. Produk rendah lemak
Banyak biskuit atau yogurt yang diklaim mengandung rendah lemak, justru me­miliki kandungan gula lebih banyak untuk mengurangi kandungan lemak di dalam­nya. Lebih baik, coba yogurt plain dan buah segar.
6. Ayam
Ayam hanya sedikit mengandung daging, jika kulitnya dibuang dan jangan pernah mencoba mengolah ayam de­ngan digoreng. Coba olah ayam dengan meng­hilangkan kulitnya terlebih dulu lalu dipanggang. Membiarkan kulit tetap menempel pada daging dan mengolah ayam dengan digoreng, membuat kalori di dada ayam menjadi tiga kali lipat yaitu 300 kalori.
7. Campuran buah dan kacang kering
Pada beberapa kasus, campuran buah dan kacang kering terdiri dari kacang yang dibalut dengan garam, dan buah dibalut gula. Lebih baik kon­sum­silah kacang yang tidak mengandung garam dan buah berry. ASTS
Waspadai Diskon Menyesatkan
Maraknya diskon besar-besa­ran yang dilakukan sejumlah pasar swalayan, hingga menawarkan har­ga paling murah menjelang hari raya perlu diwaspadai.
Ketua Forum Perlindungan Kon­su­men (FPK) Karawang, Eddy Djue­naedy mengatakan, menjelang mo­men hari raya Lebaran banyak digu­nakan pebisnis mal atau swalayan untuk melakukan perang obral dan potongan harga (diskon). 
Illustrasi
Menurutnya tradisi trik “perang diskon” untuk menarik perhatian pe­ngunjung ini merupakan salah satu strategi bisnis dalam upaya mening­katkan penjualan.
Iklan berbagai produk dengan harga murah itu kini makin marak dan tampaknya menjadi tren pebis­nis dalam upaya meningkatkan hasil penjualan, yang pada akhirnya me­ningkatkan keuntungan. “Peme­rin­tah dalam hal ini dituntut untuk mening­katkan pengawasan. Me­mang tidak salah strategi bisnis jitu yang dilaku­kan pengusaha untuk meningkatkan penjualan,” kata Eddy.
Masalahnya, kata Eddy,  strategi bisnis melalui obral, diskon besar-besaran dan isi iklan harga murah rentan menyesatkan dan menjebak konsumen. Upaya mengelabui dila­ku­kan umumnya bermain kata-kata dan mencantumkan produk dengan harga paling murah dari produk yang ditawarkan pesaing lain. Kenya­ta­an­nya harga yang ditawarkan tidak de­mikian.
Masyarakat yang tidak teliti ba­nyak terkecoh karena permainan kata-kata dan syarat tertentu. “Dalam banyak kasus, sudah menaikkan har­ga pokok baru diberikan diskon,” imbuhnya.
Oleh sebab itu, perang diskon yang diadakan menjelang hari raya perlu dibatasi dan diawasi peme­rintah. Hal ini dimaksudkan untuk menghindari penipuan atau penge­labuan masyarakat akibat perang diskon yang diselenggarakan peda­gang. “Berdasarkan Pasal 18 Un­dang-Undang Perlindungan Konsu­men upaya mengelabui itu dapat dihukum dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau denda Rp500 juta,” katanya.
Dalam hal ini menurutnya peme­rin­tah perlu turun ke lapangan untuk melakukan pengawasan. Penga­wa­san tidak cukup fokus pada pro­duk kedaluwarsa maupun izin edar saja, diskon yang menyesatkan, dan promosi yang tidak cocok dengan kenyataan juga harus mulai diprio­ri­taskan. “Di sisi lain, masyarakat ju­ga harus makin selektif membaca dan tidak mudah percaya isi iklan,” utasnya. ASTS
 
Minum dari Botol Bikin Bibir Cepat Keriput
Wajah adalah aset yang sangat berharga. Untuk merawatnya, ba­nyak orang menghabiskan uang membeli berbagai jenis kosmetik. Nah, untuk menjaga keremajaan wa­jah, sebaiknya hindari minum minuman dari botol, sebab dapat membuat area sekitar bibir menjadi keriput.
Dr Mitchell Chasin, dokter kulit kosmetik yang berpraktik di New Jersey, AS memperingatkan bahwa sering mengerucutkan bibir saat minum dari botol air dapat mening­katkan risiko terbentuknya garis-garis penuaan wajah di sudut mulut.
Illustrasi
“Gerakan berulang dari hal-hal yang kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya minum dari bo­tol air, akan membentuk kerutan di bibir kita,” kata Chasin, yang juga menjabat sebagai Direktur Medis di Reflections.
Chasin menjelaskan bahwa ada beberapa prosedur dermatologi kosmetik yang dapat membantu menghilangkan garis-garis di seki­tar bibir. Tapi cara paling sederhana untuk menghindari munculnya garis penuaan ini adalah dengan minum dari gelas, bukan dari botol air.
Saran dr Chasin ini diamini oleh perempuan lainnya, yaitu Susanne Rennie. Dia mengaku sudah sejak lama diwanti-wanti oleh ibunya untuk tidak minum dari botol karena alasan yang sama.
“Dia selalu mengatakan sepan­jang waktu, jangan minum dari botol, nanti kamu punya garis-garis di sekitar mulut,” katanya. ASTS
 
Sandal Memegang Peran Penting  Dalam Style
SATU hal yang tidak pernah terlewat saat Lebaran tiba adalah silaturahmi. Tak jarang, untuk me­lakukan hal tersebut, masyara­kat mengenakan busana baru. Selain baju dan celana, item fashion yang tidak boleh ketinggalan adalah alas kaki.
Meski hanya digunakan pada bagian paling bawah tubuh, alas kaki tetap memegang peran pen­ting dalam style seseorang. Untuk hari raya nanti, sandal bisa menja­di pilihan yang lebih tepat ketim­bang sepatu.
“Silaturahmi itu kan pasti tidak hanya di satu tempat. Tentu repot kalau harus buka pasang sepatu. Apa­lagi yang mengenakan tali. Jadi, untuk simpel ya lebih enak pa­kai sandal,” jelas Brand Manager Hush Puppies Indonesia Herry. P.
Asal pintar memilih, lanjut Her­ry, sandal pun mampu mem­per­li­hat­kan kesan formal dan elegan bagi si pemakai sehingga cocok digu­nakan untuk beribadah dan bersilaturahmi.
Selain warna dan bentuk, ke­nya­­manan menjadi hal utama yang harus diperhatikan saat me­milih item tersebut. Salah memilih, kaki bisa saja lecet, bahkan cede­ra.
Bahan yang cocok adalah pa­duan antara material suede dan rubber. Penambahan teknologi ter­kini juga disarankan. Misalnya, tek­no­logi bounce yang terletak di foot­bed. “Ini mampu membuat pijakan lang­kah semakin nyaman,” ujar­nya.
Tientry Dewi, salah seorang pe­ngunjung, mengaku tertarik me­lihat koleksi sandal yang sim­pel. “Kalau lihat barang, yang kali per­tama dinilai tentu modelnya. Saya tidak suka yang norak atau berle­bi­han. Kebetulan, ini kok pas dipa­kai buat hari raya,” katanya seraya memilih sandal tipe relief beruku­ran 42 untuk pasangannya. ASTS
Hijab Kian Populer
Fashion style hijab mulai digemari pada 2011-2012 lalu. Hingga kini masih digemari terutama menyambut Lebaran. Disukai muslimah yang turut mengenalkan fashion style hijab.
Memakai busana muslin dengan berjil­bab juga bisa tampil menarik dan modis hingga kini menjadi tren. Ada begitu banyak ber­mun­culan komunitas hijabers yang mela­ku­kan berba­gai kegiatan termasuk beauty class.
Hijabers yang tergabung dalam komu­ni­tas Shasmira memiliki beragam cara untuk menciptakan tren berjilbab. Ada bera­gam teknik pemakian hijab untuk tetap tampil menarik. Misalnya hijabers bertubuh gemuk seringkali minder dan mengeluhkan penam­pilan yang kurang enak dilihat. Dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang sebaiknya tidak dan perlu dilakukan dalam penampilan.
 Stylish Shasmira Alia Novita, komunitas hijabers kini mulai bermunculan. Bahkan rutin bertemu dengan menggelar kegiatan tentang stylish memakai jilbab.
Para hijabers yang mengunjungi acara dengan gaya fashionable. Tidak hanya menampilkan gaya santun, mix and match gaya mereka bisa ditiru.
Sebaiknya jangan memakai pakaian ke­tat. Ada perbedaan antara ketat, fit dan long­gar. Pakaian ketat mungkin akan membuat nampak ramping saat berdiri. Namun saat du­duk, lemak perut dan pung­gung bisa ber­lipat. Pakaian yang fit akan membuat enak dilihat, tidak ketat namun juga tidak kedo­doran.
Selain itu, jika gunakan Blazer bisa memberikan efek penampilan yang rapi dan postur tegak. Lekukan pada blazer yang fit akan membuat penampilan  tanpa harus menunjukkan lekukan tubuh.
Wajah yang cenderung bulat, hindari menggunakan jilbab dan pakaian dengan motif yang ramai sekaligus. Apalagi dengan tambahan aksesoris. 
Penampilan yang terlalu ramai akan memberikan kesan penuh dan berlebihan. Kombinasikan warna dan motif, misalnya jilbab polos dengan pakaian bermotif atau sebaliknya
Untuk memandu hijabers memakai tren jilbab, Alia menyarankan dapat memadukan warna. Tabrak warna terang kini juga menjadi tren yang kini sedang digrandrungi hijabers dalam berbusana muslim.
Tabrak warna bukanlah hal tabu. Namun yang penting dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan suasana busana yang akan dipakai.  Untuk itu Alia juga sering memandu hijaber dalam berbagai kegiatan komunitas Shasmira.
“Dapat mengenal betuk wajah. Sasmira punya koleksi semua mode dan bentuk wajah untuk berjilbab agar tetap menarik,” jelasnya.
Sejak tahun lalu bergabung dengan Shasmira ia juga kerap menggelar beauty class di Jakarta. Menurutnya, hijabers juga menjadi tren di berbagai negara. Diantaranya Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam.
Jilbab dapat dikreasikan sendiri.  Mema­kai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.
Tetap mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Untuk potongannya, hijabers bisa memilih bebe­rapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi. ASTS
 
 
Hijab Kian Populer
Fashion style hijab mulai digemari pada 2011-2012 lalu. Hingga kini masih digemari terutama menyambut Lebaran. Disukai muslimah yang turut mengenalkan fashion style hijab.
Memakai busana muslin dengan berjil­bab juga bisa tampil menarik dan modis hingga kini menjadi tren. Ada begitu banyak ber­mun­culan komunitas hijabers yang mela­ku­kan berba­gai kegiatan termasuk beauty class.
Hijabers yang tergabung dalam komu­ni­tas Shasmira memiliki beragam cara untuk menciptakan tren berjilbab. Ada bera­gam teknik pemakian hijab untuk tetap tampil menarik. Misalnya hijabers bertubuh gemuk seringkali minder dan mengeluhkan penam­pilan yang kurang enak dilihat. Dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang sebaiknya tidak dan perlu dilakukan dalam penampilan.
 Stylish Shasmira Alia Novita, komunitas hijabers kini mulai bermunculan. Bahkan rutin bertemu dengan menggelar kegiatan tentang stylish memakai jilbab.
Para hijabers yang mengunjungi acara dengan gaya fashionable. Tidak hanya menampilkan gaya santun, mix and match gaya mereka bisa ditiru.
Sebaiknya jangan memakai pakaian ke­tat. Ada perbedaan antara ketat, fit dan long­gar. Pakaian ketat mungkin akan membuat nampak ramping saat berdiri. Namun saat du­duk, lemak perut dan pung­gung bisa ber­lipat. Pakaian yang fit akan membuat enak dilihat, tidak ketat namun juga tidak kedo­doran.
Selain itu, jika gunakan Blazer bisa memberikan efek penampilan yang rapi dan postur tegak. Lekukan pada blazer yang fit akan membuat penampilan  tanpa harus menunjukkan lekukan tubuh.
Wajah yang cenderung bulat, hindari menggunakan jilbab dan pakaian dengan motif yang ramai sekaligus. Apalagi dengan tambahan aksesoris. 
Penampilan yang terlalu ramai akan memberikan kesan penuh dan berlebihan. Kombinasikan warna dan motif, misalnya jilbab polos dengan pakaian bermotif atau sebaliknya
Untuk memandu hijabers memakai tren jilbab, Alia menyarankan dapat memadukan warna. Tabrak warna terang kini juga menjadi tren yang kini sedang digrandrungi hijabers dalam berbusana muslim.
Tabrak warna bukanlah hal tabu. Namun yang penting dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan suasana busana yang akan dipakai.  Untuk itu Alia juga sering memandu hijaber dalam berbagai kegiatan komunitas Shasmira.
“Dapat mengenal betuk wajah. Sasmira punya koleksi semua mode dan bentuk wajah untuk berjilbab agar tetap menarik,” jelasnya.
Sejak tahun lalu bergabung dengan Shasmira ia juga kerap menggelar beauty class di Jakarta. Menurutnya, hijabers juga menjadi tren di berbagai negara. Diantaranya Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam.
Jilbab dapat dikreasikan sendiri.  Mema­kai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.
Tetap mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Untuk potongannya, hijabers bisa memilih bebe­rapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi. ASTS
 
 
Hijab Kian Populer
Fashion style hijab mulai digemari pada 2011-2012 lalu. Hingga kini masih digemari terutama menyambut Lebaran. Disukai muslimah yang turut mengenalkan fashion style hijab.
Memakai busana muslin dengan berjil­bab juga bisa tampil menarik dan modis hingga kini menjadi tren. Ada begitu banyak ber­mun­culan komunitas hijabers yang mela­ku­kan berba­gai kegiatan termasuk beauty class.
Hijabers yang tergabung dalam komu­ni­tas Shasmira memiliki beragam cara untuk menciptakan tren berjilbab. Ada bera­gam teknik pemakian hijab untuk tetap tampil menarik. Misalnya hijabers bertubuh gemuk seringkali minder dan mengeluhkan penam­pilan yang kurang enak dilihat. Dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang sebaiknya tidak dan perlu dilakukan dalam penampilan.
 Stylish Shasmira Alia Novita, komunitas hijabers kini mulai bermunculan. Bahkan rutin bertemu dengan menggelar kegiatan tentang stylish memakai jilbab.
Para hijabers yang mengunjungi acara dengan gaya fashionable. Tidak hanya menampilkan gaya santun, mix and match gaya mereka bisa ditiru.
Sebaiknya jangan memakai pakaian ke­tat. Ada perbedaan antara ketat, fit dan long­gar. Pakaian ketat mungkin akan membuat nampak ramping saat berdiri. Namun saat du­duk, lemak perut dan pung­gung bisa ber­lipat. Pakaian yang fit akan membuat enak dilihat, tidak ketat namun juga tidak kedo­doran.
Selain itu, jika gunakan Blazer bisa memberikan efek penampilan yang rapi dan postur tegak. Lekukan pada blazer yang fit akan membuat penampilan  tanpa harus menunjukkan lekukan tubuh.
Wajah yang cenderung bulat, hindari menggunakan jilbab dan pakaian dengan motif yang ramai sekaligus. Apalagi dengan tambahan aksesoris. 
Penampilan yang terlalu ramai akan memberikan kesan penuh dan berlebihan. Kombinasikan warna dan motif, misalnya jilbab polos dengan pakaian bermotif atau sebaliknya
Untuk memandu hijabers memakai tren jilbab, Alia menyarankan dapat memadukan warna. Tabrak warna terang kini juga menjadi tren yang kini sedang digrandrungi hijabers dalam berbusana muslim.
Tabrak warna bukanlah hal tabu. Namun yang penting dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan suasana busana yang akan dipakai.  Untuk itu Alia juga sering memandu hijaber dalam berbagai kegiatan komunitas Shasmira.
“Dapat mengenal betuk wajah. Sasmira punya koleksi semua mode dan bentuk wajah untuk berjilbab agar tetap menarik,” jelasnya.
Sejak tahun lalu bergabung dengan Shasmira ia juga kerap menggelar beauty class di Jakarta. Menurutnya, hijabers juga menjadi tren di berbagai negara. Diantaranya Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam.
Jilbab dapat dikreasikan sendiri.  Mema­kai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.
Tetap mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Untuk potongannya, hijabers bisa memilih bebe­rapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi. ASTS
 
 
Hijab Kian Populer
Fashion style hijab mulai digemari pada 2011-2012 lalu. Hingga kini masih digemari terutama menyambut Lebaran. Disukai muslimah yang turut mengenalkan fashion style hijab.
Memakai busana muslin dengan berjil­bab juga bisa tampil menarik dan modis hingga kini menjadi tren. Ada begitu banyak ber­mun­culan komunitas hijabers yang mela­ku­kan berba­gai kegiatan termasuk beauty class.
Hijabers yang tergabung dalam komu­ni­tas Shasmira memiliki beragam cara untuk menciptakan tren berjilbab. Ada bera­gam teknik pemakian hijab untuk tetap tampil menarik. Misalnya hijabers bertubuh gemuk seringkali minder dan mengeluhkan penam­pilan yang kurang enak dilihat. Dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang sebaiknya tidak dan perlu dilakukan dalam penampilan.
 Stylish Shasmira Alia Novita, komunitas hijabers kini mulai bermunculan. Bahkan rutin bertemu dengan menggelar kegiatan tentang stylish memakai jilbab.
Para hijabers yang mengunjungi acara dengan gaya fashionable. Tidak hanya menampilkan gaya santun, mix and match gaya mereka bisa ditiru.
Sebaiknya jangan memakai pakaian ke­tat. Ada perbedaan antara ketat, fit dan long­gar. Pakaian ketat mungkin akan membuat nampak ramping saat berdiri. Namun saat du­duk, lemak perut dan pung­gung bisa ber­lipat. Pakaian yang fit akan membuat enak dilihat, tidak ketat namun juga tidak kedo­doran.
Selain itu, jika gunakan Blazer bisa memberikan efek penampilan yang rapi dan postur tegak. Lekukan pada blazer yang fit akan membuat penampilan  tanpa harus menunjukkan lekukan tubuh.
Wajah yang cenderung bulat, hindari menggunakan jilbab dan pakaian dengan motif yang ramai sekaligus. Apalagi dengan tambahan aksesoris. 
Penampilan yang terlalu ramai akan memberikan kesan penuh dan berlebihan. Kombinasikan warna dan motif, misalnya jilbab polos dengan pakaian bermotif atau sebaliknya
Untuk memandu hijabers memakai tren jilbab, Alia menyarankan dapat memadukan warna. Tabrak warna terang kini juga menjadi tren yang kini sedang digrandrungi hijabers dalam berbusana muslim.
Tabrak warna bukanlah hal tabu. Namun yang penting dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan suasana busana yang akan dipakai.  Untuk itu Alia juga sering memandu hijaber dalam berbagai kegiatan komunitas Shasmira.
“Dapat mengenal betuk wajah. Sasmira punya koleksi semua mode dan bentuk wajah untuk berjilbab agar tetap menarik,” jelasnya.
Sejak tahun lalu bergabung dengan Shasmira ia juga kerap menggelar beauty class di Jakarta. Menurutnya, hijabers juga menjadi tren di berbagai negara. Diantaranya Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam.
Jilbab dapat dikreasikan sendiri.  Mema­kai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.
Tetap mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Untuk potongannya, hijabers bisa memilih bebe­rapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi. ASTS
 
 
Hijab Kian Populer
Fashion style hijab mulai digemari pada 2011-2012 lalu. Hingga kini masih digemari terutama menyambut Lebaran. Disukai muslimah yang turut mengenalkan fashion style hijab.
Memakai busana muslin dengan berjil­bab juga bisa tampil menarik dan modis hingga kini menjadi tren. Ada begitu banyak ber­mun­culan komunitas hijabers yang mela­ku­kan berba­gai kegiatan termasuk beauty class.
Hijabers yang tergabung dalam komu­ni­tas Shasmira memiliki beragam cara untuk menciptakan tren berjilbab. Ada bera­gam teknik pemakian hijab untuk tetap tampil menarik. Misalnya hijabers bertubuh gemuk seringkali minder dan mengeluhkan penam­pilan yang kurang enak dilihat. Dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang sebaiknya tidak dan perlu dilakukan dalam penampilan.
 Stylish Shasmira Alia Novita, komunitas hijabers kini mulai bermunculan. Bahkan rutin bertemu dengan menggelar kegiatan tentang stylish memakai jilbab.
Para hijabers yang mengunjungi acara dengan gaya fashionable. Tidak hanya menampilkan gaya santun, mix and match gaya mereka bisa ditiru.
Sebaiknya jangan memakai pakaian ke­tat. Ada perbedaan antara ketat, fit dan long­gar. Pakaian ketat mungkin akan membuat nampak ramping saat berdiri. Namun saat du­duk, lemak perut dan pung­gung bisa ber­lipat. Pakaian yang fit akan membuat enak dilihat, tidak ketat namun juga tidak kedo­doran.
Selain itu, jika gunakan Blazer bisa memberikan efek penampilan yang rapi dan postur tegak. Lekukan pada blazer yang fit akan membuat penampilan  tanpa harus menunjukkan lekukan tubuh.
Wajah yang cenderung bulat, hindari menggunakan jilbab dan pakaian dengan motif yang ramai sekaligus. Apalagi dengan tambahan aksesoris. 
Penampilan yang terlalu ramai akan memberikan kesan penuh dan berlebihan. Kombinasikan warna dan motif, misalnya jilbab polos dengan pakaian bermotif atau sebaliknya
Untuk memandu hijabers memakai tren jilbab, Alia menyarankan dapat memadukan warna. Tabrak warna terang kini juga menjadi tren yang kini sedang digrandrungi hijabers dalam berbusana muslim.
Tabrak warna bukanlah hal tabu. Namun yang penting dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan suasana busana yang akan dipakai.  Untuk itu Alia juga sering memandu hijaber dalam berbagai kegiatan komunitas Shasmira.
“Dapat mengenal betuk wajah. Sasmira punya koleksi semua mode dan bentuk wajah untuk berjilbab agar tetap menarik,” jelasnya.
Sejak tahun lalu bergabung dengan Shasmira ia juga kerap menggelar beauty class di Jakarta. Menurutnya, hijabers juga menjadi tren di berbagai negara. Diantaranya Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam.
Jilbab dapat dikreasikan sendiri.  Mema­kai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.
Tetap mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Untuk potongannya, hijabers bisa memilih bebe­rapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi. ASTS
 
 
Hijab Kian Populer
Fashion style hijab mulai digemari pada 2011-2012 lalu. Hingga kini masih digemari terutama menyambut Lebaran. Disukai muslimah yang turut mengenalkan fashion style hijab.
Memakai busana muslin dengan berjil­bab juga bisa tampil menarik dan modis hingga kini menjadi tren. Ada begitu banyak ber­mun­culan komunitas hijabers yang mela­ku­kan berba­gai kegiatan termasuk beauty class.
Hijabers yang tergabung dalam komu­ni­tas Shasmira memiliki beragam cara untuk menciptakan tren berjilbab. Ada bera­gam teknik pemakian hijab untuk tetap tampil menarik. Misalnya hijabers bertubuh gemuk seringkali minder dan mengeluhkan penam­pilan yang kurang enak dilihat. Dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang sebaiknya tidak dan perlu dilakukan dalam penampilan.
 Stylish Shasmira Alia Novita, komunitas hijabers kini mulai bermunculan. Bahkan rutin bertemu dengan menggelar kegiatan tentang stylish memakai jilbab.
Para hijabers yang mengunjungi acara dengan gaya fashionable. Tidak hanya menampilkan gaya santun, mix and match gaya mereka bisa ditiru.
Sebaiknya jangan memakai pakaian ke­tat. Ada perbedaan antara ketat, fit dan long­gar. Pakaian ketat mungkin akan membuat nampak ramping saat berdiri. Namun saat du­duk, lemak perut dan pung­gung bisa ber­lipat. Pakaian yang fit akan membuat enak dilihat, tidak ketat namun juga tidak kedo­doran.
Selain itu, jika gunakan Blazer bisa memberikan efek penampilan yang rapi dan postur tegak. Lekukan pada blazer yang fit akan membuat penampilan  tanpa harus menunjukkan lekukan tubuh.
Wajah yang cenderung bulat, hindari menggunakan jilbab dan pakaian dengan motif yang ramai sekaligus. Apalagi dengan tambahan aksesoris. 
Penampilan yang terlalu ramai akan memberikan kesan penuh dan berlebihan. Kombinasikan warna dan motif, misalnya jilbab polos dengan pakaian bermotif atau sebaliknya
Untuk memandu hijabers memakai tren jilbab, Alia menyarankan dapat memadukan warna. Tabrak warna terang kini juga menjadi tren yang kini sedang digrandrungi hijabers dalam berbusana muslim.
Tabrak warna bukanlah hal tabu. Namun yang penting dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan suasana busana yang akan dipakai.  Untuk itu Alia juga sering memandu hijaber dalam berbagai kegiatan komunitas Shasmira.
“Dapat mengenal betuk wajah. Sasmira punya koleksi semua mode dan bentuk wajah untuk berjilbab agar tetap menarik,” jelasnya.
Sejak tahun lalu bergabung dengan Shasmira ia juga kerap menggelar beauty class di Jakarta. Menurutnya, hijabers juga menjadi tren di berbagai negara. Diantaranya Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam.
Jilbab dapat dikreasikan sendiri.  Mema­kai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.
Tetap mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Untuk potongannya, hijabers bisa memilih bebe­rapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi. ASTS
 
 
Hijab Kian Populer
Fashion style hijab mulai digemari pada 2011-2012 lalu. Hingga kini masih digemari terutama menyambut Lebaran. Disukai muslimah yang turut mengenalkan fashion style hijab.
Memakai busana muslin dengan berjil­bab juga bisa tampil menarik dan modis hingga kini menjadi tren. Ada begitu banyak ber­mun­culan komunitas hijabers yang mela­ku­kan berba­gai kegiatan termasuk beauty class.
Hijabers yang tergabung dalam komu­ni­tas Shasmira memiliki beragam cara untuk menciptakan tren berjilbab. Ada bera­gam teknik pemakian hijab untuk tetap tampil menarik. Misalnya hijabers bertubuh gemuk seringkali minder dan mengeluhkan penam­pilan yang kurang enak dilihat. Dapat melakukan beberapa hal di bawah ini yang sebaiknya tidak dan perlu dilakukan dalam penampilan.
 Stylish Shasmira Alia Novita, komunitas hijabers kini mulai bermunculan. Bahkan rutin bertemu dengan menggelar kegiatan tentang stylish memakai jilbab.
Para hijabers yang mengunjungi acara dengan gaya fashionable. Tidak hanya menampilkan gaya santun, mix and match gaya mereka bisa ditiru.
Sebaiknya jangan memakai pakaian ke­tat. Ada perbedaan antara ketat, fit dan long­gar. Pakaian ketat mungkin akan membuat nampak ramping saat berdiri. Namun saat du­duk, lemak perut dan pung­gung bisa ber­lipat. Pakaian yang fit akan membuat enak dilihat, tidak ketat namun juga tidak kedo­doran.
Selain itu, jika gunakan Blazer bisa memberikan efek penampilan yang rapi dan postur tegak. Lekukan pada blazer yang fit akan membuat penampilan  tanpa harus menunjukkan lekukan tubuh.
Wajah yang cenderung bulat, hindari menggunakan jilbab dan pakaian dengan motif yang ramai sekaligus. Apalagi dengan tambahan aksesoris. 
Penampilan yang terlalu ramai akan memberikan kesan penuh dan berlebihan. Kombinasikan warna dan motif, misalnya jilbab polos dengan pakaian bermotif atau sebaliknya
Untuk memandu hijabers memakai tren jilbab, Alia menyarankan dapat memadukan warna. Tabrak warna terang kini juga menjadi tren yang kini sedang digrandrungi hijabers dalam berbusana muslim.
Tabrak warna bukanlah hal tabu. Namun yang penting dapat disesuaikan dengan bentuk wajah dan suasana busana yang akan dipakai.  Untuk itu Alia juga sering memandu hijaber dalam berbagai kegiatan komunitas Shasmira.
“Dapat mengenal betuk wajah. Sasmira punya koleksi semua mode dan bentuk wajah untuk berjilbab agar tetap menarik,” jelasnya.
Sejak tahun lalu bergabung dengan Shasmira ia juga kerap menggelar beauty class di Jakarta. Menurutnya, hijabers juga menjadi tren di berbagai negara. Diantaranya Thailand dan Malaysia, Brunei Darusalam.
Jilbab dapat dikreasikan sendiri.  Mema­kai busana muslim ke tempat kerja ternyata tidak bisa sembarangan.Terdapat aturan tertentu yang harus diikuti agar terlihat profesional, namun tetap berkesan trendi dan modis.
Tetap mengikuti kaidah berbusana muslim yang baik, yakni menutup aurat, tidak ketat memeluk tubuh, dan sopan. Untuk potongannya, hijabers bisa memilih bebe­rapa tipe gaya. Dinamis, feminin, atau trendi. ASTS
 
 

Unordered List

Sample Text

10 NOVEMBER

10 NOVEMBER

SELAMAT

SELAMAT

PELANTIKAN KAPOLRI

PELANTIKAN KAPOLRI

IDUL FITRI

IDUL FITRI

125 Px

280 Px

280 Px

120 Px

Pages

280 Px

Diberdayakan oleh Blogger.

940 Px

Social Icons

Followers

Featured Posts

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget