Sabtu, 22 Maret 2014


Kalau pemilihan presiden (pilpres) digelar hari ini, maka Prabowo Subianto kemungkinan besar akan terpilih sebagai presiden ke-7 RI. Sebab Prabowo memiliki tingkat keterpilihan paling tinggi. Prabowo jauh mengungguli Capres lainya. Karena “Prabowo dianggap sosok yang mampu menyelesaikan masalah pemerintahan, sosial ekonomi, hukum dan keamanan”.
Berikut analisis Mochamad AA, SH, M.Hum selaku Advokat/Pengacara/Penasehat Hukum sekaligus pendiri Koran Berita Informasi Nusantara (BIN) dan Portal Media Indonesia.

Prabowo Calon Presiden RI Ke 7
Jakarta - Menjelang Pe­mi­lu 2014, Nama Ketua De­wan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto kian ramai dibicarakan orang. Sebagai bakal calon presiden RI 2014-2019 yang dianggap punya peluang besar. Kita membu­tuhkan nama mantan Danjen Kopassus dan pengusaha kaya itu amanah, tegas, be­rani, dan pintar serta religius.
Capres Partai Gerindra, Pra­bowo Subianto terus ber­ge­rilya jelang Pilpres 2014. Ia melakukan pendekatan ke sejumlah tokoh dan Ormas Indonesia serta Tokoh Perem­puan.
Seperti menyambangi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH. Said Aqil Siradj, di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya Nomor 104, Jakarta Pusat. Prabowo bertamu ke Istana. Bertemu dengan Pimpinan Pondok Pesantren se-Jawa Timur di Pondok Pesantren Sunan Drajad, Lamongan Jawa Timur. Bertemu dengan Kho­fi­fah Indar Parawansa dan Puan Ma­harani.

Bertamu ke Istana
Prabowo di Anshor
Pertemuan Prabowo dengan Presiden Susilo Bambang Yudho­yono (SBY) begitu hangat. Prabo­wo datang ke kantor presiden de­ngan memakai baju safari cokelat, Prabowo langsung disambut ha­ngat oleh SBY.
Keduanya kemudian memberi hormat militer sebagai sesama alumni TNI. Pertemuan itu hanya sebentar, dan usai pertemuan Pra­bowo menggelar jumpa pers.
“saya diterima Bapak Presiden sebagaimana saudara ketahui, se­ca­ra berkala memang sudah be­be­­rapa saat beberapa kali meng­hadap presiden,” ujarnya.
Prabowo mengatakan pertemu­an tadi guna berkonsultasi soal pan­­dangan politik maupun ekono­mi.
“Kita tukar pandangan, saya ber­­konsultasi kepada beliau ten­tang ekonomi, perkembangan po­litik, kita tukar menukar panda­ng­an,” ujar Prabowo.

Dekati NU
Prabowo Subianto dan KH Said Aqil Siradj
Garis perjuangan Ormas Islam terbesar di Indonesia ini, dinilai mem­punyai kesamaan dengan Partai Gerindra. Yakni, ingin mem­bangun keadilan dan kesejahte­raan rakyat atas dasar akhlakul karimah.
Dalam pertemuannya dengan Ketua Umum PBNU dan jajaran­nya, Prabowo menjelaskan, komu­ni­kasi dengan warga Nahdiyin se­benarnya sudah cukup lama.
Dikatakan pula, kedatangannya kali ini ingin mendapatkan saran dan masukan yang menjadi keingi­nan NU pada Gerindra dalam mem­bangun bangsa.
KH Said Aqil Siroj mengata­kan, pak Prabowo ya pantas menjadi capres, kan warga negara Indonesia. Dia tegas dan memikirkan rak­yat kecil seperti petani dan nelayan serta seorang nasionalis dan reli­gius, sama dengan visi/misi NU, kata­nya.
Sampai saat ini, baru Prabowo yang secara resmi minta dukungan NU.
Selesainya pertemuan tertutup itu, Said Agil Sieradj memberi sinyal soal dukungannya terhadap pencalonan Prabowo dalam Pilpres 2014.
“Kita mengharapkan pemimpin yang konsisten, tegas, sportif, ber­sih, berani, nasionalis, religius. Sam­pai saat ini, semua itu masih ada pada Prabowo,” katanya.

Temui Kiyai Sepuh di Jatim
Prabowo Subianto (pakai batik) saat menghadiri Haul Gus Dur di Ciganjur
Selain itu, Ketua Dewan Pembi­na Partai Gerindra pun bertemu dengan Pimpinan Pondok Pesan­tren se-Jawa Timur di Pondok Pe­santren Sunan Drajad, Lamong­an dalam kegiatan Konferwil PW GP Ansor Jawa Timur.
“Pak Prabowo diundang oleh pimpinan wilayah GP Ansor Jawa Timur untuk memberikan materi dan masukan mengenai visi ke­rakyatan dan kebangsaan di Pon­dok Pesantren Sunan Drajad,” kata Budi Purnomo Karjodihardjo, Koor­di­nator Media Center Prabowo Su­bianto di Jakarta.
Prabowo diminta menyampai­kan materi ‘Perlunya nasionalisme dalam membangun bangsa seba­gai perwujudan perjuangan NU dan peran GP Ansor sebagai organisasi kepemudaan penjaga NKRI dan keutuhan bangsa.’
Panitia Konferwil GP Ansor Jawa Timur telah mengundang pa­ra Pengurus PBNU dan PW NU Ja­tim, Kiai-kiai Pondok Pesantren se­­lu­ruh Jawa Timur dan peserta Kon­ferwil seluruh PC dan PAC An­sor se-Jatim serta sejumlah organi­sasi kepemudaan Jatim.

Dekati Khofifah dan Puan Maharani
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto mem­buka peluang untuk meminta tokoh perempuan guna dijadikan sebagai Cawapres 2014.
“Ya memang ada pemikiran cawapres perempuan. Pak Prabo­wo bertekad 30% menterinya itu dari perempuan dan jabatan yang setara,” ujar Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
Tokoh-tokoh perempuan yang masuk dalam radar Gerindra dan Prabowo Subianto adalah Ketua Muslimat NU Khofifah Indra Para­wansa dan DPP PDI Perjuangan Puan Maharani.
“Ya kedua masuk list cawapres Prabowo,” ungkapnya.

Dekati Kader Muda Golkar
Ketua Dewan Pembina Partai Ge­rindra, Prabowo Subianto jeli melihat realitas politik, ia melirik ka­der muda Golkar yang ada di MKGR.
Seperti diketahui bahwa MKGR memiliki kader muda potensial yakni Priyo Budi Santoso yang juga wakil ketua DPR RI.
Menurut Heri Budianto, Direk­tur Political Communicatin Institu­te, pilihan untuk membangun ko­mu­nikasi politik dengan MKGR seba­gai organisasi sayap Golkar sangat tepat sebab kita tahu bahwa di Golkar banyak memiliki calon-calon muda yang punya potensi dan punya kapasitas dan kapabili­tas, jelasnya.
Satu hal lagi yang terpenting adalah semua peluang harus diba­ngun Prabowo untuk maju sebagai capres di 2014 mendatang.
“Nah, salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mende­ka­ti MKGR,” ungkapnya.
Apalagi, menurut Heri, sebagai mantan orang Golkar, Prabowo ta­hu betul kader-kader yang ada di Golkar yang potensial.

Prabowo Masih Teratas
Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh beberapa lembaga Survei, seperti Political Weather Station (PWS), Focus Survey Indo­nesia (FSI), Indonesian Network Elections Survey (INES), National Leadership Center (NLC) bersama dengan Taylor Nelson Sofres (TNS) menunjukkan Prabowo Subianto, mantan jenderal dan pebisnis, merupakan kandidat terkuat seba­gai pengganti Presiden Susilo Bam­bang Yudhoyono dalam pemi­lu 2014 yang bakal dipilih warga.
Survei PWS
Hasil survei Political Weather Station (PWS) menempatkan Ke­tua Dewan Pembina Partai Gerin­dra Prabowo Subianto di urutan tertinggi sebagai presiden. Tanpa per­saingan dengan figur pada kategori lainnya, yakni Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi.
Hasil survei terhadap 1.070 res­ponden tersebut menjawab perta­nyaan siapakah sosok yang dipilih masyarakat jika Pemilihan Umum Presiden 2014 berlangsung pada saat survei.
Prabowo bersaing dengan ca­lon lainnya dalam kategori survei “Bakal Calon Presiden yang resmi diusung dan sudah dimunculkan oleh partai”.
“Prabowo mungkin karena ba­nyak muncul di daerah jadi warga lebih mengenal dia daripada yang lain,” ujar Imam.
Metode­ wawancara dilakukan langsung dengan bantuan kuesio­ner. Adapun tingkat kepercayaan sebesar 95 persen dengan margin of error kurang lebih tiga persen.
Prabowo Subianto menempati urutan tertinggi dengan 16,7 per­sen. Diikuti Megawati (12,5 per­sen), Aburizal Bakrie (10,9 per­sen), Ju­suf Kalla (9,4 persen), dan Surya Paloh (7,6 persen).
Selanjutnya, Rhoma Irama (6,4 per­sen), Wiranto (6,1 persen), Mah­fud MD (5,7 persen), Hatta Rajasa (4,2 persen), Yusril Ihza (2,1 per­sen), Suryadharma Ali (0,6 per­sen), Rahasia (3,8 persen), tidak menjawab (12,9 persen).

Survei FSI
Jajak pendapat yang dilakukan oleh Focus Survey Indonesia (FSI) menunjukkan Prabowo Subianto berada di posisi teratas sebagai calon presiden 2014.
Dalam survei yang mengguna­kan metode deskriptif kualitatif ini, Prabowo berhasil mengalahkan kandidat lainnya yang juga kerap menjadi primadona di berbagai lem­baga survei, seperti Joko Wido­do atau Jokowi dan Megawati Soe­karnoputri.
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini mendapat perolehan suara 27,4%. Unggul jauh dari Me­ga­wati yang memperoleh 12,7% per­sen dan Jokowi 11,3% suara.
Menurut Direktur Focus Survey Indonesia Nelly Rosa Juliana bahwa jika pemilu presiden dilaku­kan hari ini, maka inilah hasilnya. Prabowo menempati posisi terting­gi disusul Megawati dan Jokowi, katanya dalam konferensi pers di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Sementara kandidat yang su­dah mendeklarasikan sebagai cap­res seperti Wiranto dan Aburizal Bakrie hanya mendapat perolehan masing-masing 8,4% dan 4,9%.
Senada dikatakan Mochamad AA, SH, M.Hum (Advokat/Penga­ca­ra/Penasehat Hukum) bahwa, tingginya perolehan Prabowo seba­gai cap­res pilihan responden sang­at tepat karena so­sok­nya yang di­ni­lai tegas.
“Masyarakat menginginkan pe­mimpin yang tidak ragu, tegas, dan pem­berani yang ada pada Prabo­wo,” kata Mochamad AA, SH, M.Hum.
Survei ini melibatkan 10 ribu responden dari 21 provinsi di Indonesia. Survei menghadirkan 20 nama capres dan dilakukan pada 10-28 Juli 2013 dengan cara tatap muka dengan reponden.

Survey INES
Sebanyak 19,8% dari 6.000 responden yang berpartisipasi dalam survey gelaran Indonesian Network Elections Survey (INES), menyatakan jika pemilihan presi­den digelar hari ini, mereka akan me­milih Prabowo.
Perebutan kursi politik tertinggi di Indonesia sudah mulai menarik perhatian masyarakat Indonesia. Dalam sejumlah survey, Prabowo, pemimpin Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), berhasil men­duduki posisi puncak.
Dalam survey INES, mantan pre­siden Megawati Sukarnoputri berada pada posisi kedua dengan perolehan suara 13,2% responden. Sedangkan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Raja­sa mendapatkan 11,3% suara.
Menurut Sudrajat Sacaawitra selaku direktur INES mengatakan, hanya Prabowo yang meraih suara mendekati 20%, ini menunjukan bahwa kita masih belum memiliki figur yang kuat secara dukungan suara untuk menjadi presiden, ka­tanya.

Survey NLC beserta TNS
Lembaga swadaya masyarakat National Leadership Center (NLC) ber­sama dengan lembaga riset internasional yang berbasis di Ing­gris, Taylor Nelson Sofres (TNS), memunculkan nama Prabowo Su­bianto sebagai calon presiden ung­gu­lan dalam pemilihan umum 2014 mendatang.
Sebanyak 35 persen responden survei memilih mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khu­sus (Kopassus) itu, atau persen­ta­se tertinggi dibandingkan dengan nama-nama lain.
Survei jajak pendapat ini me­miliki 2.020 responden calon pe­mi­lih di daerah-daerah perkotaan dan pedesaan di 31 provinsi di Indonesia.
Peneliti TNS Indonesia Yanti Zen menjelaskan, pertanyaan yang diajukan dalam jajak pendapat itu adalah jika pemilihan presiden 2014 dilakukan pada hari ini, calon manakah yang anda pilih.
Prabowo ternyata menunjuk­kan peluang tertinggi, disusul oleh man­tan presiden Megawati Soe­karno­putri dengan 20 persen, man­tan wakil presiden Jusuf Kalla 12 per­sen dan Aburizal bakrie 7 per­sen.
Mantan Panglima TNI Wiranto, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dah­lan Iskan, masing-masing men­dapat 4 persen. Menteri Koordina­tor bidang Perekonomian Hatta Ra­jasa dan Ketua Mahkamah Kons­titusi Mahfud MD mendapat 2 per­sen, sementara ibu negara Ani Yu­dhoyono dan direktur pengelola Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati men­dapat 1 persen masing-ma­sing.
“Mengenai pilihan partai politik, kami menanyakan, jika anda me­milih partai politik manakah yang anda pilih? Dari 10 partai politik yang memenuhi syarat untuk ikut pemilu 2014, Gerindra sedikit lebih ting­gi dari partai lainnya, diikuti oleh PDI Perjuangan dan Golkar,” ujar Yanti.
Pengamat politik dari Charta Politika, Arya Fernandez mengata­kan, publik cenderung memilih Pra­bowo karena ia mempunyai perbe­daan karakter dan komitmen isu ke­rakyatan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi publik, katanya.
“Prabowo ini menjadi memiliki kans yang besar karena dia pernah mencalonkan diri di 2009 lalu ketika berpasangan dengan Mega­wati. Selain itu pada sosok karak­ter dan ketertarikan isu yang ber­beda dengan yang lain,” ujar Arya. AA

Rabu, 19 Maret 2014



Dibalik ketegasan Prabowo yang ditempa pendidikan dan pengalaman sebagai prajurit yang setia dengan sumpah marga-nya, Prabowo memiliki sifat amanah, menyantuni, tahu nilai-nilai kultural bangsa Indonesia, dan selalu menghargai kesederajatan seseorang, sebagai sesama hamba Tuhan. Saya ingin sekali masuk dalam wilayah semesta kultural Jawa yang sarat nilai-nilai itu.

Menurut Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum bahwa Pak Prabowo adalah sosok pribadi  yang mampu menterjemahkan alam pikiran budaya Indonesia, untuk terus ditumbuh kembangkan dalam membangun Republik Indonesia. Sikap penyayang Pak Prabowo yang dalam, amat layak menjadi panutan para pemimpin bangsa ini. Bangsa ini dibangun atas dasar kasih sayang, menghargai kesederajatan, dan terus menularkan kebaikan-kebaikan bagi semesta rakyat Indonesia. Semoga Allah SWT merakhmatinya, katanya pada Koran BIN. FAR


Menariknya, sejumlah lembaga survey telah mentasbihkan Prabowo, putra begawan ekonomi bangsa ini sebagai Calon Presiden (Capres) terkuat, terpercaya, dan memiliki elektabilitas tertinggi dibanding sejumlah tokoh lainnya pada Pemilu 2014 mendatang.  Hal itu karena Prabowo sebagai sebuah fenomena sosial tersendiri di publik bangsa ini.

Fenomema sosial adalah, lahirnya satu figur kuat karena dorongan kuat publik, bukan partai atau lembaga afiliasi politik lainnya, atau karena sebuah pencitraan yang secara kontinue berlangsung karena figur tersebut memiliki wadah untuk mencitrakan diri dan partainya.

Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum selaku Advokat, Pengacara dan Penasehat Hukum mengatakan, Pak Prabowo dengan Partai Gerindra-nya sebagai figur kuat yang paling dirindukan publik Indonesia untuk memimpin bangsa ini kedepan, katanya pada Koran BIN

Kini, Pak Prabowo telah menjelma sebagai magnet besar yang dirindukan publik Indonesia sebagai Presiden 2014 mendatang. Pak Prabowo telah menjadi fenomena social, lanjut Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum. FAR


Rakyat Indonesia merasakan getar kepemimpinan Prabowo Subianto, merasakan kharismatiknya dan merasakan sensitivitasnya. Sensivitas akan keinginan mayoritas rakyat Indonesia untuk kembali menjadi bangsa bermartabat di mata bangsa-bangsa lainnya di dunia.

Prabowo ‘masa kini’, sosok tentara yang dulu sebagai komandan pasukan yang selalu sukses dalam tugasnya. Prabowo kini menjadi petani, menjadi nelayan, menjadi pedagang, dan kini mendirikan sebuah partai bernama Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan akan jadi Presiden RI ke 7. Ditangan Pak Prabowo masa depan bangsa ini akan lebih cerah. Berikut hasil wawancara Koran BIN dengan Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum selaku Advokat, Pengacara dan Penasehat Hukum.

Menurut Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum bahwa Magnet-magnet Pak Prabowo, lahir karena sensitivitasnya melihat kondisi negara dewasa ini. Beliau mampu menterjemahkan alur pikir orang Indonesia, yang butuh kepastian, butuh rasa aman, butuh kedamaian, dan butuh janji besar untuk  mengembalikan Indonesia sebagai ‘macan Asia’. Tentu ini terjadi setelah kita merasakan betapa ‘babak belurnya’ Indonesia di mata public internasional. Babak belur karena TKI telah dipandang sebagai budak, babak belur karena barang impor begitu menggurita, babak belur karena fasilitas Hankam kita yang menyedihkan, babak belur karena tatanan ketatanegaraan kita yang tak lagi ada etika menghargai antara satu elit dengan elit lainnya, katanya.

Ada pesan sederhana, namun sangat bermakna dari Pak Prabowo yang saya kutip dari facebook beliau. "Untuk dapat memberikan yang terbaik bagi Indonesia, coba pastikan: apakah kita sudah berikan yang terbaik untuk mereka yang berada di dekat kita? Keluarga kita? Tetangga kita? Komunitas kita? Sesungguhnya, 'akar' yang baik adalah kunci agar pohon dapat tumbuh tinggi, kuat dan bermanfaat" begitu pesannya, ujar Mochamad AA, SH, M.Hum. FAR


Seluruh rakyat Indonesia pasti tahu bahwa Prabowo orangnya tegas sehigga ia dirindukan bangsa ini. Namun ada satu hal yang Prabowo miliki belum diketahui orang banyak. Yakni kecerdasan!,  Prabowo memiliki kecerdasan intelektual, dan Prabowo mampu mengaktualisasikan kecerdasannya itu.

Menurut Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum, Advokat, Pengacara dan Penasehat Hukum mengatakan, Prabowo adalah seorang jenderal, tetapi lebih dari itu, Pak Prabowo cerdas dalam menyikapi Indonesia sebagai negara maritim dan agraris. Beliau memiliki konsep-konsep sederhana dan aplikatif dalam mensejahterakan rakyat Indonesia dengan sumber-sumber kekayaan alam itu. Pak Prabowo juga amat cerdas dalam ‘menerawang’ masa depan Indonesia sebagai ‘the sleeping giant’ yang ketika digerakkan pada posisi yang tepat, maka Indonesia akan bangkit seketika dalam tidur panjangnya dan menjadi macan asia, katanya.

Selain itu, Pak Prabowo juga seorang akademisi. Beliau sosok ‘kutu buku’, jika ada waktu yang lowong dihabiskan untuk membaca buku-buku itu. Kekuatan Pak Prabowo dan kecintaannya pada dunia membaca sangat kuat. Realitasnya Prabowo seorang pribadi yang cerdas, cendekiawan, selain posisinya sebagai jenderal yang bersinar pada zamannya, jelas Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum.

“Kecerdasan beliau tak perlu diragukan, sudah bibitnya begitu, anak Profesor begawan ekonomi negeri ini,” maka Pak Prabowo memiliki semua modal untuk menjadi pemimpin di Republik ini, Semoga!, kata Krht. Mochamad AA, SH, M.Hum pada Koran BIN. Far

Unordered List

Sample Text

10 NOVEMBER

10 NOVEMBER

SELAMAT

SELAMAT

PELANTIKAN KAPOLRI

PELANTIKAN KAPOLRI

IDUL FITRI

IDUL FITRI

125 Px

280 Px

280 Px

120 Px

Pages

280 Px

Diberdayakan oleh Blogger.

940 Px

Social Icons

Followers

Featured Posts

Popular Posts

Recent Posts

Text Widget